Rabu, 13 April 2016

Resensi Film Good Will Hunting

Resensi Film Good Will Hunting




Sutradara            : Gus Van Sant.
Naskah                : Matt Damon, Ben Affleck.
Pemeran              : Robin WIlliams,  
                             Matt Damon, 
                             Ben Affleck, Stellan, 
                             Minnie Driver,
                             Casey Affleck,
                             Cole Hauser.
Rate                     : Dewasa.
Penerbit, Tahun    : Miramax Films, 1997



          Good Will Hunting adalah salah satu film yang di terbitkan pada tahun 1997 yang di sutradarai oleh Gus Vant Sant. Menceritakan sebuah kisah seseorang yang bernama "Will Hunting" seseorang yang Jenius yang berkerja sebagai petugas kebersihan di suatu universitas terkenal di dunia. Film yang ditulis oleh Matt Damon dan Ben Affleck ini mendapatkan beberapa penghargaan untuk penghargaan di dunia perfilman, tidak heran mengapa film ini termasuk film yang bisa membangun pemuda-pemuda dalam menentukan tujuannya. Will Hunting adalah seorang yatim piatu yang berpindah pindah panti asuhan. karena will sejak kecil ditinggal oleh kedua orang tuanya, will terbentuk dengan karakter yang emosional. tetapi dengan seorang yang yatim piatu will tidak patah semangat untuk rajin belajar dan membaca berbagai macam buku. will adalah seorang yang sangat jenius, iya bisa mengerjakan soal yang sangat sulit dipecahkan, tetapi will mempunyai sifat yang buruk.Karena kejeniusannya tersebut membuat Prof. Gerald Lambeau yang diperankan oleh Stellan Skarsgård merasa Will perlu dikenalkan kepada dunia dan menjalankan kehidupannya yang layaknya seorang professor ataupun pentinggi ilmu pengetahuan lainnya, namun karena keadaan Will yang dari kecil tidak memiliki kasih sayang membuatnya sangat lah keras dan tidak ingin melanjutkan obsesi Prof. Lambeau ini.

          Berbagai psikiater telah di datangkan oleh Prof. Lambeau demi mengubah sifat will yang buruk, tetapi tidak ada satu pun yang bisa membujuk will dan akhirnya Will di pertemukan oleh rekan kuliah Prof. Lembeau bernama Sean Maguire, Sean yang diperankan oleh Robin Williams memerankan seorang psikolog kesepian karena kematian istrinya. Will yang mempunyai tugas karena kelalaiannya kepada kepolisian membuat ia harus tetap berada dibawah pengawasan Prof. Lembeau dan setiap minggu setiap 2 kali harus mengunjungi Sean untuk berkonsultasi.

          Pertemuan pertama Will dan Sean tidak berjalan dengan baik. Sean sempat emosi karena sifat will, tetapi sebagai konsultan yang profesional, sean tidak putus asa ,mencoba membimbing will. Kasih sayang, cinta, peduli, kehormatan, dan tujuan hidup adalah hal yang Will pelajari bersama Sean. Sean tidak ingin menyerah kepada pasien yang sangat menarik perhatian dirinya dan ia belajar dari will “apapun yang terjadi dalam hidup kita, jangan pernah takut dan perjuangan tidak boleh berhenti”.

          Film yang dibintangi oleh penulisnya sendiri ini juga menyajikan tentang kisah kasih sayang dan kesetiaan dalam persahabatan antara Will dan Chuckie Sullivan (Ben Affleck), sahabat terdekat Will, ingin melihat Will sukses dan tidak mengikuti jejaknya yang hanya menjadi pekerja kasar tanpa masa depan cerah. Will adalah orang yang sangat jenius, sehingga ia tidak boleh menyia-nyiakan hidup dan bakat yang dimiliknya. Chuckie sangat yakin dan percaya bahwa masa depan cemerlang menanti Will. Sean berusaha membuat Will agar menumpahkan segala kesedihan masa lalunya. Dan itu sangat sulit sekali. Hingga akhirnya benteng pertahanan Will hancur, yang membuat Will menangis dipelukan Sean. Akhirnya Will berhasil menjadi pemuda yang baik. Dan hubungan antara Sean dan Will tetap terjalin dengan baik.

          Dinilai secara keseluruhan, Film ini sangatlah baik ditonton para remaja sebagai pembelajaran untuk menemukan jati dirinya. Semua masalah dapat diselesaikan dengan pembicaraan dengan baik, bukanlah dengan emosi. Anugrah yang diberikan oleh Tuhan yang maha ESA harus kita syukuri dan kita latih potensi yang kita miliki.Dan jangan melihat seseorang hanya dari tampilan fisiknya. Will menganggap Sean sebagai psikiater yang tidak baik pada awalnya, Namun pada akhirnya Sean lah yang dapat membuka hati, membimbing dan memotivasi Will dengan sangat baik, dan menjadikan will menjadi seseorang yang terbuka dan bertanggung jawab. Dan pada akhirnya Will dapat menjadi seseorang yang Jenius dan berkepribadian yang baik.


Sumber Referensi: http://ardea-bagas-w.blogspot.co.id/2016/04/resensi-film-good-will-hunting-1997.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar