Rabu, 25 Mei 2016

Hubungan Ilmu Budaya Dasar Dengan Film "Avengers 2 Age Of Ultron"

Avengers 2 Age Of Ultron

          Menurut saya film Avengers 2 dengan Ilmu Budaya Dasar ada kaitan nya antara satu dengan yang lain nya karena film ini menceritakan tentang suatu tim yang memiliki masing masing kekuatan super yang berbeda beda sesulit apapun masalah yang di hadapi Avengers akan terselesaikan bila ada usaha dan tanggung jawab masing masing tim seperti pada SAP Gunadarma Ilmu Budaya Dasar Manusia Dan Pandangan Hidup, Manusia Dan Tanggung Jawab. Tentu film ini terdapat berbagai konflik pada tim Avengers saat Captain Amerika tidak mengizinkan menggunakan tongkat loki sebagai sebuah penelitian, tetapi Banner dan Stark tidak mendengarkan perkataan dari Captain Amerika. Lalu terjadilah sebuah bencana, Sistem Jarvis di rusak oleh Ultron karena Stark dan Banner mengaktifkan kekuatan tongkat loki. Mulai dari situlah semuanya berantakan karena Jarvis adalah salah satu pembantu dan penyimpanan data data Avengers yang sangat baik Dan Ultron telah masuk ke jaringan internet dapat mengendalikan computer dan robot dengan sangat cepat. Kemudian Stark di berikan ilusi tentang masa depan nya, Tim Avengers masing masing tewas karena ulah Stark yang tidak mau mendengarkan orang lain.

          Setelah pengelihatan tentang masa depan tersebut, Stark mulai memperbaiki diri dan mulai mendengarkan masukan dari tim Avengers. Avengers tidak akan kuat melawan Ultron, makadari itu dengan kepercayaan Banner, Stark dan Thor akhirnya mereka memasukan Jarvis dalam tubuh baru dengan batu infiniti tersebut dan terlahirlah Vision yang akan bergabung dengan Avengers untuk membantu melawan Ultron. Avengers berkerja sama dengan sangat baik demi melawan Ultron dan Fury juga ikut memimpin Avengers dan membantu Mengevakuasi warga pada kota yang di terbangkan oleh Ultron. Pada akhirnya atas kerjasama dan tanggung jawab team yang baik, Ultron bias terkalahkan dan warga sipil pada kota tersebut pun juga terselamatkan. Hal ini yang harus di sadari pada setiap manusia. Manusia harus bisa mendengarkan masukan dari orang lain, karena manusia adalah mahluk social, dan manusia harus bisa bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan dan tidak kalah pentingnya bahwa kerja sama yang baik akan dapat menyelesaikan masalah apapun yang kita hadapi.


Selasa, 24 Mei 2016

Resensi Film "Avengers 2 Age Of Ultron"


Sutradara       : Joss Whedon

Bintang         : Robert Downey Jr., Chris Hemsworth, Mark Ruffalo, Chris Evans, Scarlett Johansson,  Jeremy Renner, Don Cheadle, Aaron Taylor-Johnson, Elizabeth Olsen, Paul Bettanie, Cobie Smulders, Anthony Mackie, Hayley Atwell, Idris Elba, Stellan Skarsgard, James Spader, Samuel L Jackson

Produksi        : Marvel Studios

Distribusi       : Walt Disney Studios & Motion Pictures

Tanggal Rilis : 13 April 2015 & 1 Mei 2015

Durasi             : 141 Menit



          Awal mula dari film ini adalah tim Avenger - Iron Man, Hulk, Hawk Eye, Thor, Black Widow dan Captain Amerika menyerang sebuah markas Hydra di Sokovia yang dipimpin oleh Baron Wolfgang demi mendapatkan tongkat Loki yang terdapat kekuatan yang sangat besar pada tongkat loki. Pada perperangan untuk menembus pertahanan markas Hydra, mereka menghadapi dua eksperimen dari strucker mereka ini hasil dari mutasi Quick SIlver yang memiliki kecepatan super dan Scarlet Witch yang mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi pikiran dan mengeluarkan energy lalu Sarlet Witch mempengaruhi pikiran Tony Stark dengan rasa takut saat ingin mengambil tongkat loki. Setelah Tony Stark tersadar, ia langsung bergegas mengambil tongkat loki yang terdapat salah satu batu infiniti dengan kekuatan yang sangat besar.

          Pada laboratorium Stark dan Banner menguji kekuatan apakah yang berada pada tonkat loki tersebut. lalu mereka berhasil membuat tongkat loki berkerja dan bernama ultron. sayangnya ultron ini menjadi jahat dan ultron menyerang sistem Jarvis menyerang markas avengers dan ultron masuk ke dalam salah satu robot di Sokovia yang belum sempurna dan ia membuat pasukan robot. Untuk mendapatkan tubuh baru yang sempurna, Ultron mencari Vibranium di galangan kapal pedagan senjata. Avengers melawan Ultron tetapi Banner tetap menjaga di dalam pesawat, dan Scarlet Witch mempenngaruhi pikirin Banner dan mengubah ia menjadi Hulk. Untuk mengatasi Hulk, Stark membuat robot besar bernama "Veronica" dan terjadi perperangan yang dahsyat Hulk melawan Stark di sebuah kota dan akhirnya Stark berhasil menenangkan Hulk kembali menjadi Banner.

          Setelah Vibranium kembali Ultron dapatkan, Ultron dan si kembar pergi ke Seoul Korea Selatan mendatangi Dr Helen Cho untuk membuat tubuh baru untuk Ultron yang sempurna. saat Ultron sedang memasukan dirinya ke tubuh barunya, Scarlet Witch melihat sebuah kehancuran besar yang Ultron rencanakan, tetapi Ultron berkata ia ingin menyelamatkan dunia. dan akhirnya si kembar memutuskan untuk kabur dari Ultron dan bergabung dengan Avengers. Avengers berhasil merebut tubuh baru Ultron yang belum selesai di masukan oleh Ultron. tetapi Romanof tertangkap oleh Ultron. dengan secara diam diam, Banner dan Stark memasukan Jarvis ke dalam tubuh tersebut dan Thor membantu memberikan energy petir pada tubuh tersebut karena terdapat salah satu batu infiniti salah satu benda terkuat yang pernah ada. dan terlahirlah "Vision".

          Ultron menggunakan Vibranium yang tersisa untuk mengangkat suatu kota dan menjatuhkan agar terjadi kehancuran yang sangat besar. Terjadilah perperangan yang besar Avengers melawan Ultron dan pasukan nya, lalu Fury dating untuk mengevakuasi warga yang berada pada kota tersebut. Ultron berada pada suatu pesawat dan menembakan semua yang berada di depan nya saat Hawk Eye sedang menyelamatkan anak kecil, Ultron menembakinya tetapi Hawk Eye dilindungin oleh Quick Silver dan ia akhirnya tertembak dan mati. lalu ada salah satu drone Ultron mengaktifkan mesin nya sehingga membuat kota tersebut terjatuh dan akhirnya Stark dan Thor menghancurkan kota tersebut sebelum sampai pada daratan.

          Lalu Avengers membuat tim yang baru di New York yang di jalankan oleh Fury. Thor kembali ke Asgard, Stark dan Barton pension dari tim. Captain Amerika dan Romanof bersiap untuk melatih tim Avengers yang baru.


Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Avengers:_Age_of_Ultron


Rabu, 13 April 2016

Ilmu Budaya Dasar dengan film "Good Will Hunting"

Hubungan Ilmu Budaya Dasar dengan sebuah film “Good Will Hunting”.




          Menurut saya, Sangatlah berkaitan film Good Will Hunting dengan Ilmu Budaya Dasar. Karena film ini mengisahkan tentang perjuangan, cita cita dan jati diri seseorang. jati diri dan kasih sayang ini juga masuk ke dalam SAP Ilmu Budaya Dasar. salah satunya, manusia dan cinta kasih. pada film ini menunjukan seorang will yang hidup sebatang kara sebagai seseorang yang yatim piatu, tidak pernah diberikan rasa kasih sayang dari kecil. karena kurangnya perhatian dan kasih sayang dari seseorang yang dekat dengannya, di asuh oleh ayah angkat yang ringan tangan membuatnya menjadi pribadi yang angkuh dan emosional, disini menunjukkan bahwa kasih sayang dan cinta sangat lah dibutuhkan oleh setiap manusia yang hidup di dunia ini. Karena tanpa adanya cinta dan kasih sayang dari orang terdekat, maka kehidupan akan lah semakin hampa dan merasa sudah tidak bersemangat, karena buat apa bersemangat jika tidak ada juga yang menyemangatinya? Namun di dalam film akhirnya Will dipertemukan oleh Sean yang merupakan seorang psikiater yang tertarik dengan pasiennya sehingga ia mengantarkan will pada jati dirinya.

          Will yang menderita sejak kecil juga masuk ke dalam IBD manusia dan penderitaan yang dimana penderitaan seseorang dapat mempengaruhi psikologinya. Will yang menderita akhirnya ia pun tidak ingin dunia tahu dan tidak ingin berbagi pada dunia bahwa jeniusnya dirinya. Pandangan kehidupan dan tanggung jawab yang dibebankan dari Will sangat lah berat, hal ini yang membuat Will tidak bersamangat atas kehidupannya sampai ia pun lupa satu hal yang sangat berarti bagi kehidupannya, yakni tujuan hidup, harapan yang di inginkan oleh setiap orang di muka bumi ini membuat Will senantiasa lupa dan kehilangan kesadaran. Dan hal ini adalah salah satu sesuatu yang pokok yang harus manusia miliki dan jangan sampai manusia hidup tetapi tidak memiliki tujuan. Karena itu kita harus memiliki tujuan hidup yang jelas agar hidup lebih berarti.


Sumber Referensi: http://ardea-bagas-w.blogspot.co.id/2016/04/ilmu-budaya-dasar-dan-film-good-will_10.html


Resensi Film Good Will Hunting

Resensi Film Good Will Hunting




Sutradara            : Gus Van Sant.
Naskah                : Matt Damon, Ben Affleck.
Pemeran              : Robin WIlliams,  
                             Matt Damon, 
                             Ben Affleck, Stellan, 
                             Minnie Driver,
                             Casey Affleck,
                             Cole Hauser.
Rate                     : Dewasa.
Penerbit, Tahun    : Miramax Films, 1997



          Good Will Hunting adalah salah satu film yang di terbitkan pada tahun 1997 yang di sutradarai oleh Gus Vant Sant. Menceritakan sebuah kisah seseorang yang bernama "Will Hunting" seseorang yang Jenius yang berkerja sebagai petugas kebersihan di suatu universitas terkenal di dunia. Film yang ditulis oleh Matt Damon dan Ben Affleck ini mendapatkan beberapa penghargaan untuk penghargaan di dunia perfilman, tidak heran mengapa film ini termasuk film yang bisa membangun pemuda-pemuda dalam menentukan tujuannya. Will Hunting adalah seorang yatim piatu yang berpindah pindah panti asuhan. karena will sejak kecil ditinggal oleh kedua orang tuanya, will terbentuk dengan karakter yang emosional. tetapi dengan seorang yang yatim piatu will tidak patah semangat untuk rajin belajar dan membaca berbagai macam buku. will adalah seorang yang sangat jenius, iya bisa mengerjakan soal yang sangat sulit dipecahkan, tetapi will mempunyai sifat yang buruk.Karena kejeniusannya tersebut membuat Prof. Gerald Lambeau yang diperankan oleh Stellan SkarsgĂ„rd merasa Will perlu dikenalkan kepada dunia dan menjalankan kehidupannya yang layaknya seorang professor ataupun pentinggi ilmu pengetahuan lainnya, namun karena keadaan Will yang dari kecil tidak memiliki kasih sayang membuatnya sangat lah keras dan tidak ingin melanjutkan obsesi Prof. Lambeau ini.

          Berbagai psikiater telah di datangkan oleh Prof. Lambeau demi mengubah sifat will yang buruk, tetapi tidak ada satu pun yang bisa membujuk will dan akhirnya Will di pertemukan oleh rekan kuliah Prof. Lembeau bernama Sean Maguire, Sean yang diperankan oleh Robin Williams memerankan seorang psikolog kesepian karena kematian istrinya. Will yang mempunyai tugas karena kelalaiannya kepada kepolisian membuat ia harus tetap berada dibawah pengawasan Prof. Lembeau dan setiap minggu setiap 2 kali harus mengunjungi Sean untuk berkonsultasi.

          Pertemuan pertama Will dan Sean tidak berjalan dengan baik. Sean sempat emosi karena sifat will, tetapi sebagai konsultan yang profesional, sean tidak putus asa ,mencoba membimbing will. Kasih sayang, cinta, peduli, kehormatan, dan tujuan hidup adalah hal yang Will pelajari bersama Sean. Sean tidak ingin menyerah kepada pasien yang sangat menarik perhatian dirinya dan ia belajar dari will “apapun yang terjadi dalam hidup kita, jangan pernah takut dan perjuangan tidak boleh berhenti”.

          Film yang dibintangi oleh penulisnya sendiri ini juga menyajikan tentang kisah kasih sayang dan kesetiaan dalam persahabatan antara Will dan Chuckie Sullivan (Ben Affleck), sahabat terdekat Will, ingin melihat Will sukses dan tidak mengikuti jejaknya yang hanya menjadi pekerja kasar tanpa masa depan cerah. Will adalah orang yang sangat jenius, sehingga ia tidak boleh menyia-nyiakan hidup dan bakat yang dimiliknya. Chuckie sangat yakin dan percaya bahwa masa depan cemerlang menanti Will. Sean berusaha membuat Will agar menumpahkan segala kesedihan masa lalunya. Dan itu sangat sulit sekali. Hingga akhirnya benteng pertahanan Will hancur, yang membuat Will menangis dipelukan Sean. Akhirnya Will berhasil menjadi pemuda yang baik. Dan hubungan antara Sean dan Will tetap terjalin dengan baik.

          Dinilai secara keseluruhan, Film ini sangatlah baik ditonton para remaja sebagai pembelajaran untuk menemukan jati dirinya. Semua masalah dapat diselesaikan dengan pembicaraan dengan baik, bukanlah dengan emosi. Anugrah yang diberikan oleh Tuhan yang maha ESA harus kita syukuri dan kita latih potensi yang kita miliki.Dan jangan melihat seseorang hanya dari tampilan fisiknya. Will menganggap Sean sebagai psikiater yang tidak baik pada awalnya, Namun pada akhirnya Sean lah yang dapat membuka hati, membimbing dan memotivasi Will dengan sangat baik, dan menjadikan will menjadi seseorang yang terbuka dan bertanggung jawab. Dan pada akhirnya Will dapat menjadi seseorang yang Jenius dan berkepribadian yang baik.


Sumber Referensi: http://ardea-bagas-w.blogspot.co.id/2016/04/resensi-film-good-will-hunting-1997.html